Selasa, 24 Januari 2012

Tradisi Silat Harimau, Filosofi Islam, dan Kepunahan

Kemajemukan negara yang disimbolkan "Bhineka Tunggal Ika" yang berarti berbeda-beda tapi satu jua kerap mengundang decak kagum dalam berbagai acara budaya internasional. Namun malangnya karena kurang pemeliharaan, budaya itu tak hanya dicaplok negeri serumpun, tapi juga terancam punah. Salah satu budaya yang berpotensi terancam adalah Pencak Silat, sebuah seni beladiri asli Indonesia.

Silat dipengaruhi keragaman budaya yang terdapat di tanah air maka tak mengherankan begitu banyak aliran pencak silat di Indonesia. Kekayaan filofosi, ritme gerak dan sinergi dengan musik tradisional menjadiknnya begitu berbeda.

Apa yang membuatnya terancam? Jika menengok kebelakang,Indonesia selalu dominan terhadap pencak silat. Di setiap penyelenggaraan pesta olahraga Asia Tenggara (SEA GAMES), Indonesia selalu menjadi jawara.

Namun, layaknya cabang lain seperti bulu tangkis, pencak silat lantas seolah mengalami kemunduran. Fakta kemudian berbicara, Vietnam lantas muncul sebagai negara yang mengkilap prestasinya melalui silat.

Belakangan, negara komunis tersebut tak lagi menjadi penggembira di cabang pencak silat bahkan bisa dikatakan calon penggusur Indonesia di pentas pencak silat. Bukan tak mungkin kekhawatiran nantinya pesilat Indonesia akan belajar disana bakal terwujud.

Silat Harimau

Begitu banyak jenis silat yang terdapat di nusantara menyulitkan untuk mengetahui asal muasal darimana pencak silat berasal. Praktisi dan Pemerhati Pencak Silat ssekaligus Sekjen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Hariadi Anwar menyatakan selama ini belum bisa diketahui darimana pertama kali pencak silat berasal.

Namun, hanya bisa diketahui jenis aliran pencak silat di Indonesia yang berjumlah ribuan. Belum lagi, setiap daerah memiliki jenis Pencak Silat. sebut saja, Silat Betawi, silat Sunda dan silat Jawa.

Satu dari sekian banyak, silat nusantara yang terancam punah adalah silat harimau. Konon silat yang berasal dari warisan kerajaan Minangkabau kini tak banyak yang menguasai. Bahkan untuk orang minang sendiri tak banyak mengetahui.

Persoalan yang terjadi begitu klasik. Hal-hal berbau tradisional dianggap ketinggalan jaman alias "ga lagi canggih". Kenyataan tersebut diakui Hariadi.

"Dulu, orang yang berlatih silat itu malu-malu menenteng baju latihan. Dikatakan silat kalah tenar dari seni bela diri impor macam karate dan taekwondo," ujarnya.

Selain kalah tenar dengan seni bela diri Impor, proses mewarisi juga mandek. Hal itu yang kemudian menjadi masalah pada pelestarian warisan budaya Indonesia.

Silat Harimau tidak begitu mudah diturunkan ke sembarang orang. Pakem ini kemudian berakibat tidak terjadinya regenerasi pesilat Harimau. Hingga pada akhirnya, silat Harimau keluar dari pakem yang bisa membahayakan keberadaannya.

Kompromi dan "panggilan nurani" yang kemudian membuat Guru Besar Silat Harimau Edwel Yusri Datuk Rajo Gampo Alam atau yang akrab dipangil pak Datuk kemudian memperbolehkan silat Harimau untuk disebar luaskan.

Keputusan tersebut memang membutuhkan waktu panjang karena amanat leluhur yang diemban Pak Datuk untuk tidak sembarang mengajarkan silat Harimau begitu berat untuk dilepaskan.

Bebicara tentang silat Harimau, singkat cerita belumlah dikenal sebagai silat Harimau seperti sekarang. "Dulu belum dinamakan silat Harimau, namun kemudian ketika saya mewariskan dan berguru dengan ahli silat lain, lantas dinamakan silat Harimau," cerita Pak Datuk Saat ditemui Republika Online awal pekan lalu.

Setidaknya ada aliran-aliran silat di Minang yang lebih dahulu ada seperti Kuciang Siam, Anjiang Mualim ,dan Harimau Champa. Dari nama aliran terakhir kemudian Pak Datuk mengembangkan silat Harimau. Sebelum itu, dia berguru dengan berbagai ahli silat yang ada.

Kemudian dikembangkan dan lantas diberi nama silat Harimau. Terkait tahun berapa nama tersebut muncul, Pak datuk mengaku tidak bisa menyebutkan lantaran segala hal yang terkait asal muasal silat diwariskan secara lisan bukan tertulis.

Intisari silat Harimau terinspirasi dari gerak-gerakan Harimau. Kuda-kuda dan sikap waspada persis menyerupai Harimau. Maka tak heran, jika mitos yang berkembang mengatakan jika pesilat yang menguasai silat Harimau maka dirinya kelak akan berubah wujud menjadi Harimau.

Meski mitos yang berkembang seputar silat Harimau begitu kental. Seperti pencak silat lain, nuansa islami juga dominan dalam filosofi yang terkandung didalamnya.

Untuk belajar silat, guru memperkenalkan nilai-nilai agama lebih dulu kepada murid. Seperti pada tradisi Minang, silat zahir bertujuan mencari silaturahmi, batin silat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan jika ingin berniat jahat maka terlebih dahulu telah disingkirkan.

Filosofi tersebut tertuang dalam ungkapan," Awas rasa jangan hilang, berlantai sebelum roboh, bersiang menebas sebelum tumbuh."

Ungkapan lantas terimplementasi melalui gerakan kuda-kuda yang berdiri dengan huruf alif yang bermakna pesilat berdiri beserta Allah, berdiri dua kali menyerupai huruf lam dan berdiri dengan menyerupai huruf hijaiyah 'Kha'.

Karakter keras, bukan basa-basi dan tegas menjadi ciri utama ajaran silat harimau. Karena memang didesain untuk mematikan lawan dengan jurus-jurus berbahaya dengan menyerang langsung daerah vital musuh, baik dengan gaya lenting atau terkam Harimau.

Oleh karena itu, silat Harimau kemudian dikenal dengan silat beraliran keras. Demikian keras, hingga potensi penyalahgunaan ilmu begitu besar. Pak Datuk sendiri terbebani jikalau ada anak muridnya yang telah diajarkan kemudian menyalahgunakan.

Untuk mengatasinya, Pak Datuk kerap memberikan pendalaman agama disetiap sesi latihan guna memperkuat iman dan mental anak didiknya. Upacara Penerimaan Murid
Untuk mengikat anak muridnya dengan tanggung jawab sebagai pesilat Harimau, Pak Datuk selalu mengadakan upacara tradisional sebagai simbol pembaiatan terhadap anggota keluarga baru silat Harimau.

Upacara dilakukan ketika murid sudah siap secara lahir dan batin untuk menerima ilmu. Proses penerimaan itu pun tidak main-main karena didasarkan dengan "penerawangan" pak Datuk terhadap calon anak didiknya.

Pada prosesi upacara, calon murid akan diberikan pisau, yang memiliki makna semakin diasah semakin tajam.  Artinya, anak murid harus melalui proses latihan panjang guna mahir menjadi pesilat Harimau.

Kemudian dilanjutkan, pemberian kain putih, hal ini dimaksudkan ketika sang murid berlatih silat maka harus memiliki hati yang bersih dan semua pasti akan berakhir atau mati. Pemberian beras oleh murid kepada guru yang diartikan sebagai murid jangan pernah menyusahkan gurunya.

Pemberian buah jeruk kuku Harimau, buah yang konon sudah langka di Minangkabau diartikan sebagai simbol kelurga silat Harimau.

Sirih lengkap, dimaksudkan untuk menandakan hubungan antara guru dan saudara lain memiliki satu rasa layaknya sirih yang berasa asam, asin, manis dan pahit dan terakhir, ayam jantan, dimaksudkan untuk mengingatkan pesilat harus mengingatkan orang lain atas kewajiban layaknya ayam yang membangunkan orang ketika azan subuh tiba.

Keunikan lain yang dimilik Silat Harimau antara lain dengan filosofi "langkah Ampe" yang begitu tertanam di orang-orang Minang. Jika tidak mengetahui keempat langkah dimaksud maka bukan orang Minang melainkan orang "kabau".

Tradisi tersebut kemudian tertanam dalam pesilat Harimau. Pertama yang harus diketahui pesilat Harimau, dirinya harus mengetahui dasar kata mendaki yakni menghormati orang yang lebih tua.

Tahu sikap mendatar, yakni harus mengetahui bagaimana dengan bersikap dengan teman sebaya. Harus tahu dasar kata menurun, yakni berlakukan seseorang dengan kasih sayang dan Melereng, harus mengetahui berbicara pada iparnya.

Usai lepas dari pakem yang menghambat perkembangan silat Harimau, kini keberadaan silat Harimau jauh lebih baik. Meski tak ingat jumlah murid yang diajarkan, tapi Pak Datuk mengaku puas. Paling tidak, silat Harimau bisa diturunkan walau belum banyak yang benar-benar menguasai. Apresiasi Asing Terhadap Silat Harimau Sepanjang ingatan Pak Datuk hanya ada tiga orang yang menguasai silat Harimau yakni satu orang Indonesia dan dua orang kebangsaan Inggris.

Ditnya mengapa orang asing bisa menguasai,  menurut Pak Datuk karena kebanyakan orang asing yang belajar silat Harimau karena tertarik dengan keunikan filosofi dan ritme setiap gerakan yang tidak dimiliki seni beladiri lain.

"Tak heran, mereka begitu detail ingin mempelajari silat Harimau," tutur Pak Datuk.

Hal mencengangkan lain, ketika Silat Harimau kemudian didokumentasikan melalui sebuah film berjudul "Merantu", sutradaranya merupakan kebangsaan Inggris yang begitu tertarik terhadap keberadaan pencak silat.

Diakui Pak Datuk, permasalahan ketidaktertarikan masyarakat Indonesia terhadap budaya sendiri dikarenakan memang tidak pernah pertunjukan kebudayaan dikemas secara apik.

"Kemasan kurang bagus dan image yang ditumbuhkan cenderung negatif" seperti misal silat identik dengan dukun dan banyak juga info yang salah terkait silat seperti yang ditampilkan di televisi menjadi penyebab," ungkapnya.

Pak Datuk begitu berharap, keberadan pencak silat bisa menjadikan kebanggaan seperti yang sekarang terjadi. Namun, silat dikatakan tidak hanya untuk dipelajari bertujuan kompetisi saja melainkan juga filosofi yang terkandung didalamnya. Sebab yang kerap terjadi, silat hanya dipelajari untuk mengalahkan lawan dan mendapat poin bukan untuk mengamalkan filosofinya.

Optimisme keberlanjutan pencak silat dan terutama silat Harimau terus berdengung dihati Pak Datuk. Jika yang ingin berguru dengan dirinya, dengan tangan terbuka Pak Datuk bersedia mengajarkan.Selama berniat mengamalkan silat untuk kebaikan tidak menjadi masalah.

"Bangsa saya ini dikenal sebagai bangsa beradab dan berbudaya tinggi. Bila, saya keluar negeri dengan silat, bangsa-bangsa lain bisa menghormati," harapnya./cr2/itz

Sumber REPUBLIKA Sabtu, 23 Mei 2009

27 komentar:

  1. Ass... saya bernama Muhammad Riza dari Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat saya sangat tertarik dengan Silek Harimau apa lagi menurut penuturan dari Kakek saya bahwa Kakek Buyut saya yang bernama M. Yusuf anak dari Raja Syah Alam bergelar Datok Mustiko Agam Muhammad Yusuf Tuo dari Agam Tuo bukit tinggi yang dibuang oleh kolonial belanda ke kabupaten ketapang adalah seorang pesilat Harimau yang dalam cerita kakek saya kepada saya beliau untuk menyempurnakan silatnya harus bertarung dengan Harimau. Untuk itulah sekiranya ada dari murid Silek Harimau yang sudah menguasai Silek Harimau ini berada di kabupaten saya, saya mohon Informasinya karena saya ingin sekali belajar sekaligus mempertahankan apa yang telah ditinggalkan Kakek buyut saya... Salam Hangat saya Muhammad Riza.

    BalasHapus
  2. ASSALAMUALAIKUM.
    saya sangat prihatin sekali dengan budaya-budaya minang yang seperti tidak dipedulikan oleh orang sendiri. seperti randai,silat,tarian-tarian daerah dan sebagainya.saya sangat berharap sekali akan ada sebuah pembaharuan cara untuk melestarika budaya-budaya minang oleh para pemerintah.dan bekerja sama dengan rakyat minang semuanya dimanapun berada.
    terima kasih pada bapak-bapak semua yang telah beruasaha keras untuk memperkenalkan budaya minang terutama silek harimau sendiri.
    saya berasal dari pesisir selatan.
    saya ingin sekali untik belajar silek harimau.tapi saya tidak tau harus kemana belajarnya.karena saya melihat bahwa sangat langka untuk menemukan sasan silek di daerah minang.saya sangat mencintai negeri ini.terlalu murah rasanya jika budaya nan indah ini untuk d lupakan begitu saja tanpa sebuah pelestarian.banyak filsafah bernilai tinggi yang harus raib begitu saja hnya karena ketidak pedulian kita pada diri sendiri.marilah kita bersatu untuk melanjutkan perjuangan nenek moang dan pendahulu-pendahulu kita yang telah bersusah payah untuk menyelamatkan minang kabau.terima kasih

    BalasHapus
  3. d daearh batam ada gk silat harimau ini????
    saya dlu prnah belajr silat harimau tp hanya sebentar saja krn wktu yg tdk ckup,,,skrng sya pingin bgt mempelajarinya smpai tamat tp saya tdk tau harus blajar d mn lgi
    mohon bantuannnya semua untuk dpt memberi sy petunjuk buat bisa belajr lgi
    silahkan kirim email k saya bagi yg mau bantu saya
    meisukoziewan@gmail.com

    BalasHapus
  4. assalammualaikum ,di malaysia ada nggak silek ini ..kalau ada sila email k sy firdausizam@gmail.com

    BalasHapus
  5. assalamualaikum
    maaf sebelum ny lancang ..
    tp saya saya sangat tertarik sekali mempelajari silek harimau ini
    saya urang pasisir selatan lebih tepat ny di gurun panjang kapuah
    cuma sekarang ini saya tinggal di jambi
    saya ingin mempelajari silek harimau ini karna setelah membaca artikel di atas dan sekaligus ingin melestarikan budaya
    maaf sebelum ny lancang ... saya ingin bertanya apakah ada cabang silek harimau di jambi .. khusus nya d kota jambi , jika ada tolong email ke frimaaulia@yahoo.co.id

    BalasHapus
  6. ass..
    sya rozi,ingin bertanya,cbg silek harimau d wilayah riau khusus ny d kota duri ad ga?

    BalasHapus
  7. Silat dengan filosofi yang indah... Jadi mau belajar...

    BalasHapus
  8. untuk cabang kota jambi sudah ada belum ya, mohon share nya...

    BalasHapus
  9. assalamu'alaikum..
    apa ada cabang silat harimau di banjarmasin?

    BalasHapus
  10. Saya adalah seorang pelajar silat harimau. Kami harus mengetahui bahawa silat harimau bukan untuk bertarung. Kita belajar bertarung tetapi kami tidak bertarung. Di dalam silat harimau kita dilarang menumbuk dan menendang lawan kita kecuali dalam latihan. Silat harimau mengajar kita kesabaran. Sesungguhny silat harimau mengajar kita kesabaran. Aman dan damai untuk semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul itu saya juga orang jawa

      Hapus
    2. Betul itu saya juga orang jawa

      Hapus
  11. apakah di daerah samarinda ada perguruan silat harimau, saya pengen belajar . padahal saya orang jawa, tapi saya justru lebih tertarik sama silat khas sumatra ini

    BalasHapus
  12. assalamkum angku...
    dipadang dima tampek braja silek harimau ko angku ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ambo roihan,ambo kni di kota Padang,lai tau dunsanak Dima tampek latihan silek harimau,sebab y 2 thn yg lalu ambo panah balajar di bukik tinggi,TPI indak sampai tamat do,t KNI Wak nio manamat kan y,klw dunsanak tau agih tau Wak tampek y y,nmo FB Wak roihan AR,

      Hapus
  13. Dimana saya bisa belajar silat harimau ini, yo...Subkhanallah....pingin sayo...nk blajar...

    BalasHapus
  14. Saya sangat ingin mengikuti silat hatimau diminang

    BalasHapus
  15. Saya sangat bersungguh sungguh ingin mengikuti silat harimau

    BalasHapus
  16. apakah ada cabang perguruan ini di Pekanbaru.??

    BalasHapus
  17. Saya putra minangkabau pernah belajar, mungkin orang bilang konyol kalau saya belajar dengan guru ghaib ( tenaga dalam ) yang gerakannya dituntun oleh tenaga dalam. Saya pun tidak tahu apakah benar adanya jenis silat harimau yang saya pelajari.

    BalasHapus
  18. Anda Hobi Memprediksi Angka Togel ? Punya Mimpi Keberuntungan yang Tepat ? Tapi Bingung Cari Bandar Togel Yang Aman dan Terpercaya ?
    Mari Bergabung Bersama Kami di suksestoto,com , Kami Salah Satu
    Untuk Anda Member yang baru bergabung!kami memberikan Promo Khusus yaitu :
    -Bonus New Member 10rb untuk deposit pertama kali 50rb
    Promo Untuk Member Lama dan Member Baru :
    -Bonus Komisi 2% untuk anda yang mengajak Teman bermain.
    -Bonus Diskon Besar Besaran :
    *4D Diskon - 66% Hadiah 1.000 = 3.000.000 ( 1:3000 )
    *3D Diskon - 59% Hadiah 1.000 = 400.000 ( 1:400 )
    *2D Diskon - 29% Hadiah 1.000 = 70.000 ( 1:70 )
    -Bonus Jackpot Mingguan sebesar 2%
    Ayo Pasang angka anda di (S) (U) (K) (S) (E) (S) (4) (D) BO yang sudah terbukti Aman dan Terpercaya,silahkan Add pin BB kami pak 2B4BABF8 / 7B59A173
    salam JP! dari SUKSES4D
    togel online

    BalasHapus
  19. di batam ada juga persilatan harimau

    BalasHapus
  20. Assalamualaikum..
    Saya Ahmad Fauzan, saya sudah lama mendengar tentang silek harimau ini, saya sangat ingin untuk mempelajarinya, tapi samapai sekarang saya belum menemukan guru atw tempat latihannya.. Bangga rasanya jika bisa melestarikan budaya indonesia,sekaligus menebarkebaikan dan keadilan dinegeri. Saya putra daerah jambi. Jika ada yang tau tempat latihan dijambi dan daerah sekitarnya mohon info nya.. a95fauzan@gmail.com

    BalasHapus
  21. Ada yg tau di mna tempat latihan silek harimau di kota padang

    BalasHapus
  22. Assalamualaikum wr wb
    Saya sangat menyukai seni bela diri silek minang apa lagi silek harimau saya ingin sekali mempelajari silat tersebut, tapi di kota saya belum ada kem nya, saya tinggal di bandar lampung, karang, banyak teman saya yangg ingin mempelajarinya tapi tidak ada di daerah sini

    BalasHapus
  23. Saya laki laki akun nya belum di ganti maaf

    BalasHapus
  24. assalamuailaikum pak datuk!
    ingin bertanya..di malaysia ada cawangan silek harimau minangkabau?apa alamat lokasinya?

    BalasHapus